Ilmu Dasar Cara Baca Candlestick

Candlestick dikenal dengan bentuknya yang menyerupai batang lilin. Candlestick menjadi salah satu grafik favorit para trader. Candlestick umumnya dipakai untuk menganalisis pergerakan saham, forex, hingga komoditas. Namun tidak jarang trader terbelit dengan pola-pola yang rumit saat mencoba membacanya. Padahal terdapat cara mudah membaca candlestick, yaitu:

1. Ukuran Badan 

Melalui ukuran badan cadlestick trader bisa mendapatkan informasi mengenai kekuatan masing-masing pihak. Jika badan memanjang, berarti momentum sedang menguat. Namun, jika badan mengecil, maka momentum juga makin pelan.

2. Panjang Sumbu

Panjang sumbu atau akar candlestick berkaitan dengan volatilitas harga. Sumbu panjang menandakan harga yang bergerak cepat selama durasi candlestick, tetapi mendapat penolakan akibat adanya perlawanan.

3. Rasio Antara Panjang Badan dan Sumbu

Ketika pasar mengalami tren dengan momentum tinggi, trader akan sering menemukan candlestick berukuran panjang tetapi dengan sumbu yang lebih kecil. Saat kondisi pasar tidak pasti, volatilitas akan meningkat. Disini, badan candlestick akan mengecil, tetapi sumbunya justru lebih panjang.

4. Posisi Badan Candlestick

Bila trader mendapati batang lilin bersumbu panjang dengan posisi badan yang berada di salah satu ujungnya, berarti mengindikasikan perlawanan. Sementara itu, posisi batang lilin yang berada di tengah sumbu bawah dan sumbu atas menunjukkan ketidakpastian di pasar.

Simak video dibawah untuk lebih jelas dan detailnya!




Note:
Apabila membutuhkan Free materi dan info lebih lanjut hubungi 03315106055.
Free materi soft copy hub wa admin 081258066174
Info Private/class trading premium berbayar (dibimbing selamanya sampai profit konsisten dan mandiri). Kunjungi akses langsung web kami www.wijayatrading.com

Comments

Popular posts from this blog

First Pillar, Money Management Trading

Get to know Forex Basics

Tips for Finding the Right Currency Pair for Traders