Agar Terhindar Dari Margin Call
Margin calll dapat terjadi oleh siapapun baik trader pemula maupun trader profesional. Margin call merupakan hal yang menakutkan dan sangat dihindari bagi setiap trader, tak jarang yang menyebutkan bahwa margin call adalah malaikat maut dalam trading.
Margin call adalah sistem peringatan yang menunjukkan bahwa dana akun trading sudah tidak mencukupi untuk membuka posisi. Trader yang medapatkan pemberitahuan margin call akan diperintahkan untuk menambah deposit dana. Jika trader tidak menyetorkan dananya kembali, maka posisi trading akan ditutup paksa oleh broker. Dalam kondisi ini, maka akun sudah tidak dapat digunakan karena saldo habis bahkan bisa menjadi minus. Inilah cara agar terhindar dari margin call:
Memiliki Money Management
Money management adalah pengelolaan uang yang mengacu pada proses perencanaan keuangan seperti menabung, investasi, pengeluaran atau mengawasi penggunaan modal untuk bisnis atau investasi baik secara individual atau kelompok. Dalam trading forex, money management adalah pengelolaan dana dalam akun trading trader. Hal ini biasanya mencangkup beberapa besar lot di setiap posisi trading, berapa jarak antara harga entry (open position) dengan stop loss (SL) dan target profit, serta berapa jumlah maksimal posisi trading yang akan trader buka dalam waktu bersamaan.
Memiliki Risk Management (Manajemen Resiko)
Sederhananya bukan profit yang paling diutamakan, tetapi pengukuran risiko yang perlu trader pikirkan dan dahulukan, maka profit akan mengikuti dengan sendirinya. Manajemen resiko adalah penerapan beragam kebijakan dan prosedur untuk meminimalisasi peristiwa yang yang menurunkan kapasititas dan kualitas kerja. Setelah risiko ditemukan dan dianalisa, maka pihak-pihak yang terkait dengan risiko perlu melakukan upaya agar risiko tidak sampai terjadi dan mengancam keberlangsungan trading. Dalam hal ini, manajer resiko bisa membantu para pihak terlibat menemukan solusi penanganan resiko, seperti melenyapkan potensi, meminimalisasi, atau mentransfer risiko ke pihak lain.
Comments
Post a Comment