Pentingnya Stop Loss Dalam Trading
Dalam bertrading baik dalam trading saham, forex atau pun emas tidak akan selamanya menghasilkan profit. Jika trader tidak berhati-hati dalam bertrading, maka akan mengalami kerugian bahkan terkena margin call. Kunci sukses dalam trading adalah meminimalkan kerugian. Caranya adalah membatasi kerugian sehingga tidak terlalu besar atau memasang stop loss dalam bertrading. Stop loss merupakan batas kerugian untuk nilai harga terendah yang trader tentukan. Stop loss bisa menjadi jaring pengaman terhadap kebangkrutan atau margin call.
Cara Melakukan Stop Loss
Stop loss dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
Kelebihan dan Kekurangan Stop Loss Manual
Kelebihan stop loss manual yang dilakukan oleh trader adalah fleksibilitas. Misalnya pasar saham turun cepat, dan kemudian memantul kembali (dinamakan whiplash). Dengan stop loss manual, maka trader bisa menahan posisi sambil wait and see. Sedang kerugian stop loss manual adalah faktor emosi. Yang sering terjadi adalah trader tidak berani menutup posisi tradingnya yang rugi karena faktor emosi. Ia mencoba memberi "kesempatan" lagi dan lagi pada posisi trading yang sudah rugi, sehingga rugi semakin besar.
Kelebihan dan Kekurangan Stop Loss Otomatis
Sementara kelebihan dan kekurangan dari stop loss otomatis adalah kebalikan dari stop loss manual. Kelebihan stop loss otomatis tidak adanya faktor emosi yang terlibat. Stop loss selalu tereksekusi sesuai kriteria. Trader bisa melakukan hal lain, karena sudah ada order otomatis. Sedang kerugian stop loss otomatis adalah tidak adanya fleksibilitas terhadap pasar. Banyak trader saham yang mengalami harga saham turun, terkena stop loss, kemudian rebound dengan cepat tanpa balik lagi.
Note:
Apabila membutuhkan Free materi dan info lebih lanjut hubungi 03315106055.
Free materi soft copy hub wa admin 081258066174
Info Private/class trading premium berbayar (dibimbing selamanya sampai profit konsisten dan mandiri). Kunjungi akses langsung web kami www.wijayatrading.com
Comments
Post a Comment