Lakukan Pertimbangan Ini Sebelum Melakukan Cut Loss
Trading adalah salah satu pekerjaan yang penuh resiko karena memiliki potensi kerugian dan ada satu cara yang dipakai untuk membatasi dan mengantisipasi kerugian agar tidak terlalu besar, yaitu dengan menetapkan batasan cut loss sesuai dengan profit risiko kerugian yang dapat ditanggung. Cut loss artinya trader melepas posisi trading dalam kondisi rugi. Dengan kata lain, berani mengakui kesalahan, dan mengambil tindakan. Trader biasanya tahu klau salah posisi trading, yang jarang dilakukan adalah melakukan tindakan cut loss. Cut loss bagi seorang trader adalah wajib dalam menjaga modal, tanpa adanya disiplin cut loss, maka trader tidak akan punya pengaman yang menjaga modal bila terjadi krisis finansial, atau terjadi sesuatu di luar dugaan.
Patokan Melakukan Cut Loss
Terdapat 2 cara yang digunakan trader sebagai patokan dalam menentukan titik cut loss, yaitu cut loss dihitung dari harga belinya, dan berdasarkan supportnya. Begini penjelasannya:
- Cut Loss Dihitung dari Harga Belinya
Pada kasus ini, trader menetapkan batas cut loss bila harga telah turun mencapai 5% hingga 10% dari titik entry trader, sehingga bila harga turun telah mencapai kisaran angka tersebut, trader bisa langsung menjualnya. Sehingga trader telah membatasi kerugian trader lebih jauh, dan trader tidak menderita kerugian lebih besar. Kekurangan dari cara ini dinilai tidak terlalu fleksibel karena tidak mempertimbangkan prospek pergerakan harga ke depannya.
- Cut Loss Berdasarkan Level Supportnya
Seorang trader melakukan cut loss juga dapat dilakukan berdasarkan titik supportnya. Sebelum trader mengambil posisi trading harus menentukan level support. Setelah menentukan level supportnya trader tinggal pasang cut loss jika harga turun di bawah level support.
Comments
Post a Comment