Mengatasi Emosi Saat Trading

Mengetahui bagaimana mengendalikan emosi saat trading dapat membuktikan perbedaan antara keberhasil dan kegagalan dalam bertrading. Kondisi emosional memiliki dampak yang signifikan pada keputusan yang trader buat, terutama jika trader masih baru dalam trading, dan menjaga sikap tenang adalah penting untuk konsisten trading.

Banyak yang menganggap salah satu kesalahan yang umum dilakukan trader pemula adalah trading yang diliputi oleh emosi. Baik emosi negatif maupun positif, semuanya saling berhubungan dalam trading forex. Jika tidak dikontrol, emosi dapat berpengaruh buruk terhadap rencana trading berikutnya. Dua emosi yang paling sering dialami trader adalah rasa takut dan serakah. Trader yang takut rugi justru akan lebih banyak rugi, karena tidak berani cut loss dan terus berharap pergerakan harga akan berbalik arah. Namun, jika ternyata harga terus menurun, tentu kerugian yang dialami akan lebih besar. Oleh karena itu perlu dipahami tentang sistem manajemen emosi.

Emosi sangat berperan dalam hasil trading. Ketidakmampuan mengendalikan dan mengatur emosi bisa berakibat fatal karena emosi seseorang cenderung berubah-ubah. Diperlukan sistem untuk mengatur dan mengendalikannya. Sistem manajemen emosi adalah salah satu dari tiga pilar utama dalam rencana trading, di samping sistem trading dan sistem money management. Pengaturan dan pengendalian emosi adalah sebuah sub sistem yang harus trader rencanakan. Perencanaan utama adalah harus bisa meredam sekuat mungkin emosi-emosi destruktif yang bisa membuat trader menyimpang dari sistem, dan memperkuat emosi-emosi yang menguntungkan yang bisa membuat trader tetap berpegang pada sistem.

Emosi Destruktif

Emosi destruktif yang paling kuat dan berbahaya adalah takut kehilangan uang. Rasa takut ini berasal dari kesadaran yang telah terprogram bahwa juang bagi trader terbatas dan merupakan komoditi yang sangat berarti. Tak bisa dipungkiri hampir semua orang menganggap uang sebagai simbol kehidupan dan kemerdekaan.

Emosi yang Menguntungkan

Selalu percaya pada sistem tradin dan sistem money management yang digunakan adalah emosi yang sangat menguntungkan. Trader akan selalu mengikuti sistem tersebut sehingga eksekusi trading yang trader lakukan benera-benar akurat sesuai dengan aturan sistem yang telah dibuat. Emosi inilah yag seharusnya trader latih sebelum benar-benar terjun dalam pasar real.

Sebaliknya, kurang percaya pada sistem trading akan menyebabkan eksekusi yang trader lakukan selalu menyimpang dari aturan sistem, sehingga pada akhirnya akan mempengaruhi kestabilan emosi trader.

Metode Manajemen Emosi

Agar bisa memperkuat emosi yang menguntungkan, trader harus memprogram kembali pikiran bawah sadar trader untuk selalu berpegang pada sistem trading yang telah trader buat. Salah satu cara adalah dengan menanamkan orientasi pada sistem trading, bukan pada posisi trading.

Tidak peduli apakah pergerakan harga sekarang sedang akan break high atau break low, jika sistem trading trader tidak menunjukkan sinyal buy atau sell, maka seharusnya trader tidak bereaksi. Selain itu, selalu tanamkan bahwa sistem trading dan sistem money management yang trader gunakan hasilnya akan diperoleh dalam jangka panjang mengatasi emosi saat trading.




Note:
Apabila membutuhkan Free materi dan info lebih lanjut hubungi 03315106055.
Free materi soft copy hub wa admin 081258066174
Info Private/class trading premium berbayar (dibimbing selamanya sampai profit konsisten dan mandiri). Kunjungi akses langsung web kami www.wijayatrading.com

Comments

Popular posts from this blog

First Pillar, Money Management Trading

Get to know Forex Basics

Tips for Finding the Right Currency Pair for Traders