Maksimal Profit Di Bullish Dan Bearish
Ketika kita baru belajar trading, istilah bullish dan
bearish sudah tak asing lagi. Meski begitu, tidak semua trader pemula memahami
makna sebenarnya dari kedua istilah tersebut. Istilah bullish berasal dari
kata "bull" dalam bahasa Inggris memiliki arti banteng, sedangkan
bearish berasal dari kata "bear" yang berarti beruang. Dalam
pergerakan harga pasar, kedua istilah tersebut mengacu pada pola gerakan
banteng dan beruang ketika menyerang lawannya. Banteng akan menanduk lawannya
hingga terlempar ke atas sementara beruang akan membanting lawannya ke bawah.
Bullish market yaitu kondisi
saat harga-harga aset yang ada di suatu pasar mengalami kenaikan. Pasar akan
bullish jika didukung oleh situasi perekonomian yang juga kondusif. Para
investor optimis akan pertumbuhan aset yang positif saat pasar dalam keadaan
bullish. Tiap trader memiliki strategi sendiri-sendiri dalam menghadapi pasar
bullish. Sebagian ada yang membeli lebih banyak aset, menjual aset ketika harga
mencapai puncak untuk memperoleh profit, dan lain sebagainya.
Bearish market sendiri adalah situasi ketika harga aset sedang mengalami penurunan. Trader yang memanfaatkan kemerosotan pasar dalam mencari keuntungan biasa disebut bear. Mereka cenderung akan entry posisi sell dengan harapan bisa membelinya kembali di masa mendatang dengan harga lebih rendah. Karena itu, tren pasar yang bearish akan menunjukkan penurunan harga yang bertahap dalam periode waktu tertentu. Ciri dari tren bearish adalah pesimisme dari para investor terhadap harga pasar yang terus menurun, sehingga jumlah permintaan atau pembelian aset pun semakin rendah.
Tonton video lengkap dan detailnya dibawah ini!
Note :
- Apabila
membutuhkan Free materi dan info lebih lanjut hubungi 03315106055.
- Free
materi soft copy hub wa admin 081258066174
- Info
Private/class trading premium berbayar (dibimbing selamanya sampai profit
konsisten dan mandiri). Kunjungi akses langsung web kami www.wijayatrading.com
Comments
Post a Comment