Efektivitas Tujuan Trading yang Berorientasi
Menetapkan tujuan trading bisa menjadi upaya yang berguna untuk membantu trader menavigasi pasar, namun menentukan hanya beberapa tujuan lebih berguna daripada yang lain. Di bagian ini, trader akan melihat jenis tujuan trading forex yang benar dan salah yang harus dituju. Mengapa tujuan yang tepat masuk akal dalam konteks rencana trading trader, dan cara melacak perkembangan tujuan trader.
Berbeda dengan tujuan yang berorientasi pada hasil, tujuan yang berorientasi pada proses lebih berguna untuk membantu trader mengikuti rencana trading trader. Menciptakan tujuan yang mendukung rencana trader dapat membantu trader tetap fokus pada detail yang mengarah pada trading yang baik.
Satu cara untuk melakukan ini adalah dengan memikirkan proses yang mengikuti seperti 'Jika, maka ...' pernyataan’ - 'Jika [peristiwa] ini terjadi, maka saya akan melakukan ini.' Misalnya - 'Jika EUR / USD mundur ke level harga tertentu dan menunjukkan bar pembalikan utama, maka saya akan masuk posisi 'panjang'. Bisa jadi sejumlah kriteria tergantung pada gaya trading trader, tetapi intinya adalah memberi perhatian untuk melakukan hal yang benar sesuai dengan rencana trader.
Jika trader patuh pada aturan trader sendiri, terlepas dari hasilnya - menang atau kalah – ini adalah kesuksesan dalam trading. Jika trader memiliki keunggulan dengan aturan manajemen risiko yang tepat (serangkaian aturan / tujuan lain), maka trader memberikan kesempatan pada diri trader untuk memperoleh keuntungan dari waktu ke waktu.
Seharusnya seseorang tidak boleh berpikir trading yang menguntungkan sebagai trading yang 'baik', dan yang tidak menguntungkan sebagai trading yang 'buruk'. Trader bisa saja membuka trading yang 'baik' dan tetap saja merugi (seperti banyak yang akan terjadi), dan trading yang 'buruk' dan menghasilkan uang. Perlu diingat, kebiasaan buruk yang mengarah pada hasil yang menguntungkan adalah penguatan negatif, dan sebaliknya bisa dikatakan perilaku baik menjadi penguatan positif. Trader ingin memastikan bahwa trader fokus pada yang terakhir.
Comments
Post a Comment