Strategi Level Support dan Resistance
Level support dan resistance adalah level harga horizontal yang biasanya menghubungkan harga tertinggi bar ke harga tertinggi atau terendah bar harga lainnya, membentuk level horizontal pada grafik harga.
Level support atau resistance terbentuk ketika price action pasar berbalik arah dan berubah arah, meninggalkan puncak atau palung (swing point) di pasar. Level support dan resistance dapat mengukir rentang trading seperti yang trader lihat pada pasar yang sedang tren, saat pasar menelusuri kembali dan meninggalkan titik swing.
Harga akan sering mengenai level support dan resistance ini, dengan kata lain, level support dan resistance cenderung menahan pergerakan harga, sampai harga menembusnya. Cara utama lainnya untuk menciptakan level support dan resistance di pasar, adalah dari titik swing dalam sebuah tren. Sebagai tren pasar, ia menelusuri kembali tren dan retracement ini menunda 'titik swing' di pasar, yang dalam tren naik terlihat seperti puncak dan tren turun terlihat seperti palung.
Dalam tren naik, puncak lama akan cenderung bertindak sebagai support setelah harga menembus melewatinya dan kemudian menelusuri kembali untuk mengujinya. Dalam tren turun, yang terjadi adalah kebalikannya, palung lama akan cenderung bertindak sebagai resistensi setelah harga menembusnya dan kemudian menelusuri kembali untuk mengujinya.
Cara Trading Sinyal Price Action dari Level Support dan Resistance
Level support dan resistance adalah 'sahabat' trader price action. Ketika sinyal entri aksi harga terbentuk pada level kunci support atau resistance, itu bisa menjadi skenario entri dengan probabilitas tinggi. Level kunci memberi trader 'penghalang' untuk menempatkan stop loss trader di luar dan karena memiliki peluang kuat untuk menjadi titik balik di pasar, biasanya ada rasio imbalan risiko yang baik yang terbentuk pada level kunci dukungan dan resistensi di pasar.
Sinyal entri aksi harga, seperti sinyal pin bar atau lainnya, memberi trader beberapa 'konfirmasi' bahwa harga mungkin memang bergerak menjauh dari level kunci support atau resistance.
Dalam hal ini, tren naik dan swing tinggi sebelumnya dalam tren naik akhirnya 'terbalik' ke level support setelah harga menembus di atasnya. Trader dapat melihat bahwa ketika harga kembali untuk menguji ulang level itu untuk kedua kalinya, itu membentuk sinyal masuk pin bar yang bagus untuk membeli pasar dan memasuki kembali tren naik dari level pertemuan di pasar.
Tips Support dan Resistance
- Jangan terlalu terbawa dengan mencoba menggambar setiap level kecil di grafik trader. Bertujuan untuk menemukan level grafik harian utama, karena ini adalah yang paling penting.
- Garis horizontal support atau resistance yang trader gambar tidak akan selalu menyentuh 'tepat' tinggi atau rendah dari bar yang terhubung. Terkadang, tidak apa-apa jika garis menghubungkan bar sedikit turun dari tinggi atau naik dari rendah. Hal penting untuk disadari adalah bahwa ini bukan ilmu pasti, melainkan keterampilan dan seni yang akan trader tingkatkan melalui pelatihan, pengalaman, dan waktu.
- Jika ragu apakah akan mengambil sinyal entri aksi harga tertentu atau tidak, tanyakan pada diri trader apakah sinyal tersebut berada pada level kunci support atau resistance. Jika tidak pada level kunci support atau resistance, mungkin lebih baik meneruskan sinyal.
- Strategi trading harga, seperti strategi pin bar, fakey, atau inside bar memiliki peluang yang jauh lebih baik untuk berhasil jika terbentuk dari tingkat dukungan atau resistensi yang menyatu di pasar.
Comments
Post a Comment